Lombok sering disebut Bali dua puluh tahun lalu. Rute ini untuk yang mendarat di Bandara Internasional Lombok dan ingin pulang membawa tiga pengalaman berbeda dalam empat hari: pantai selatan, pulau kecil, dan air terjun di kaki Rinjani.
Hari 1: Kuta Mandalika dan pantai selatan
Mendarat pagi, sewa motor dari sekitar bandara, lalu langsung ke Kuta Mandalika (sekitar 30 menit). Siang mampir ke Tanjung Aan, sore naik ke Bukit Merese untuk melihat matahari terbenam. Malam cari ikan bakar di warung sekitar Kuta.
Hari 2: Menyeberang ke Gili Trawangan
Berkendara ke Pelabuhan Bangsal (sekitar 2 jam dari Kuta). Kapal umum ke Gili Trawangan berangkat saat penuh, beroperasi sekitar pukul 07.00 sampai 17.00 WITA, dengan tiket sekitar Rp23.000 sampai Rp25.000 per orang termasuk asuransi. Beli di loket resmi dan abaikan calo. Di Gili tidak ada kendaraan bermotor; sewa sepeda untuk keliling pulau dan snorkeling di sisi timur untuk melihat penyu.
Hari 3: Air Terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep
Kembali ke daratan dan menuju Desa Senaru di kaki Rinjani. Tiket masuk kawasan sekitar Rp10.000 per orang, buka 08.00 sampai 17.00 WITA. Sendang Gile dekat dari pintu masuk; Tiu Kelep butuh trekking sekitar 45 menit menyeberangi sungai, jadi pakai sandal gunung dan pertimbangkan pemandu lokal.
Hari 4: Desa Sade dan pulang
Mampir ke Desa Sade, desa adat Sasak yang searah ke bandara. Tenun dijual langsung oleh penenunnya; tawar dengan sopan. Dari Sade ke bandara sekitar 20 menit.
Perkiraan biaya per orang
- Sewa motor 4 hari: sekitar Rp300.000 sampai Rp400.000
- Penginapan 3 malam (homestay atau guesthouse): sekitar Rp750.000
- Kapal umum Bangsal ke Gili pulang pergi: sekitar Rp50.000
- Tiket Senaru, makan, dan bensin: sekitar Rp900.000
- Total sekitar Rp2,5 juta di luar tiket pesawat
Harga dan aturan di artikel ini diperiksa pada 17 Oktober 2026. Tarif bisa berubah, jadi cek lagi ke pengelola resmi sebelum berangkat.
Sumber: tiket.com, panduan Gili Trawangan (Juni 2026); GNFI, Air Terjun Tiu Kelep (Agustus 2025).