Cara ke Bromo Tanpa Ikut Tour: Rute, Biaya, dan Jam Terbaik

Cara mandiri ke Bromo dari Probolinggo: rute, tiket resmi Rp54.000 sampai Rp79.000, dan jam terbaik untuk matahari terbit.

Matahari terbit di atas lautan awan kawasan Bromo

Foto: Dare2Leap, CC BY-SA 4.0

Destinasi
Bromo
Durasi
2 hari 1 malam
Budget
Rp600 ribu
Waktu terbaik
Mei-September
Daftar Isi

Paket tur Bromo dari Malang atau Surabaya biasanya ratusan ribu rupiah per orang. Dengan sedikit persiapan, kamu bisa berangkat sendiri, membayar jauh lebih sedikit, dan tetap mendapat matahari terbit terbaik.

Hari 1: Menuju Cemoro Lawang

Dari Stasiun atau Terminal Probolinggo, cari angkutan (elf) ke Cemoro Lawang. Angkutan biasanya menunggu penumpang penuh, jadi datang sebelum siang. Tiba sore, menginap di homestay di Cemoro Lawang, lalu tidur cepat.

Hari 2: Matahari terbit dan kawah

Sekitar pukul 03.00, jalan kaki ke Bukit King Kong (Penanjakan 2), kira-kira 45 menit menanjak. Setelah matahari terbit, turun ke lautan pasir dan berjalan sekitar 2 km ke tangga Kawah Bromo.

Tiket masuk

  • Wisatawan nusantara: Rp54.000 per orang di hari kerja, Rp79.000 di hari libur (berlaku sejak 30 Oktober 2024, sudah termasuk asuransi).
  • Wisatawan mancanegara: Rp255.000 per orang.
  • Tiket Bromo wajib dibeli online lewat situs pemesanan resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Pengunjung tanpa tiket sah didenda lima kali tarif.
  • Kendaraan: motor Rp5.000 dan mobil Rp10.000 per hari.

Tips

  • Suhu subuh bisa 5 sampai 10 derajat Celsius; bawa jaket tebal dan sarung tangan.
  • Cek status aktivitas Gunung Bromo sebelum berangkat; kawasan bisa ditutup sewaktu-waktu.
  • Akhir pekan dan libur panjang jauh lebih ramai; kuota harian pengunjung juga berlaku.

Harga dan aturan di artikel ini diperiksa pada 17 Oktober 2026. Tarif bisa berubah, jadi cek lagi ke pengelola resmi sebelum berangkat.

Sumber: RCTI+, penyesuaian tarif Bromo (Oktober 2024).